untukmu pejuang: bertahanlah. lihat, kebatilan itu melesu

bismillah

..

hiduplah berkalungkan noda

sampai masa, yang batil itu akan melesu

terkapai sana sini – menagih bantuan

terloncat situ sini – mengharapkan keselamatan

..

mungkin kita tak sedar, tapi sebenarnya sudah banyak perjuangan-perjuangan batil menunjukkan tanda-tanda lemahnya sayap kebangkitan mereka. mereka, yang dulunya menafikan dan mentertawakan, sekarang kelihatannya berpaling muka, menyembunyikan riak ‘risau’ pada wajah mereka. mula menggapai-gapai segala boncengan yang ada, demi untuk bertahan. akhirnya, menjadi tunggangan musuh yang sememangnya sudah lama menanti-nanti saja mahu menerkam.

perjuangan haq. yang dahulunya merangkak kerdil, mendaki penuh jerih, ya mungkin hari ini masih berpayahan. perjalanan masih terlalu jauh. tapi sekurangnya, mereka masih ada hala tuju yang jitu, masih ada matlamat yang semakin hari semakin jelas. tak gugur tekadnya. tak layu sumbu semangat nya. malah semakin gagah menyusur, semakin menderu berderapan ke garisan penamat. lagi banyak hentakan kiri dan kanan, lagi kukuh ia bertamu. malah, lebih dan lebih ramai kian menyahut.

itulah sunnatullah.

yang haq tetap akan memecahkan kebatilan.

“Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), Maka Sesungguhnya Allah Maha melihat apa yang mereka kerjakan. Dan jika mereka berpaling (enggan beriman dan tidak berhenti dari menceroboh), maka ketahuilah bahwasanya Allah Pelindungmu. Dia adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.” (An-Anfal: 39)

:.

huda

-sekadar satu pemerhatian. bukan loceng rehat.

untukmu kader dakwah, ms 3-8

Dilantunkan oleh K.H. Rahmat Abdullah pada Deklarasi Partai
Keadilan
Lapangan Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, 09 Agustus 1998, yang
diiringi oleh tetesan air mata hadirin.

Ya ALLAH, berikan taqwa kepada jiwa-jiwa kami dan sucikan dia.
Engkaulah sebaik-baik yang, mensucikannya.
Engkau pencipta dan pelindungnya
Ya ALLAH, perbaiki hubungan antar kami
Rukunkan antara hati kami

Tunjuki kami jalan keselamatan
Selamatkan kami dari kegelapan kepada terang
Jadikan kumpulan kami jama’ah orang muda yang menghormati orang tua
Dan jama’ah orang tua yang menyayangi orang muda
Jangan Engkau tanamkan di hati kami kesombongan dan kekasaran
terhadap sesama hamba beriman
Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan, pengkhianatan dan kedengkianYa ALLAH, wahai yang memudahkan segala yang sukar
Wahai yang menyambung segala yang patah
Wahai yang menemani semua yang tersendiri
Wahai pengaman segala yang takut
Wahai penguat segala yang lemah
Mudah bagimu memudahkan segala yang susah
Wahai yang tiada memerlukan penjelasan dan penafsiran
Hajat kami kepada-Mu amatlah banyak
Engkau Maha Tahu dan melihatnya

Ya ALLAH, kami takut kepada-Mu
Selamatkan kami dari semua yang tak takut kepada-Mu
Jaga kami dengan Mata-Mu yang tiada tidur
Lindungi kami dengan perlindungan-Mu yang tak tertembus
Kasihi kami dengan kudrat kuasa-Mu atas kami
Jangan binasakan kami, karena Engkaulah harapan kami
Musuh-musuh kami dan semua yang ingin mencelakai kami
Tak akan sampai kepada kami, langsung atau dengan perantara
Tiada kemampuan pada mereka untuk menyampaikan bencana kepada kami

“ALLAH sebaik baik pemelihara dan Ia paling kasih dari segala
kasih”
Ya ALLAH, kami hamba-hamba-Mu, anak-anak hamba-Mu
Ubun-ubun kami dalam genggaman Tangan-Mu
Berlaku pasti atas kami hukum-Mu
Adil pasti atas kami keputusan-Mu
Ya ALLAH, kami memohon kepada-Mu
Dengan semua nama yang jadi milik-Mu
Yang dengan nama itu Engkau namai diri-Mu
Atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu
Atau Engkau ajarkan kepada seorang hamba-Mu
Atau Engkau simpan dalam rahasia Maha Tahu-Mu akan segala ghaib

Kami memohon-Mu agar Engkau menjadikan Al Qur’an yang agung
Sebagai musim bunga hati kami
Cahaya hati kami
Pelipur sedih dan duka kami
Pencerah mata kami
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Nuh dari taufan yang
menenggelamkan dunia
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Ibrahim dari api kobaran yang
marak menyala
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Musa dari kejahatan Fir’aun dan
laut yang mengancam nyawa
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Isa dari Salib dan pembunuhan
oleh kafir durjana
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Muhammad alaihimusshalatu
wassalam dari kafir Quraisy durjana, Yahudi pendusta, munafik
khianat, pasukan sekutu Ahzab angkara murka
Ya ALLAH, yang menyelamatkan Yunus dari gelap lautan, malam,
dan perut ikan

Ya ALLAH, yang mendengar rintihan hamba lemah teraniaya
Yang menyambut si pendosa apabila kembali dengan taubatnya
Yang mengijabah hamba dalam bahaya dan melenyapkan prahara
Ya ALLAH, begitu pekat gelap keangkuhan, kerakusan dan dosa
Begitu dahsyat badai kedzaliman dan kebencian menenggelamkan
dunia

Pengap kehidupan ini oleh kesombongan si durhaka yang membuat-Mu murka
Sementara kami lemah dan hina, berdosa dan tak berdaya
Ya ALLAH, jangan kiranya Engkau cegahkan kami dari kebaikan
yang ada pada-Mu karena kejahatan pada diri kami

Ya ALLAH, ampunan-Mu lebih luas dari dosa-dosa kami
Dan rahmah kasih sayang-Mu lebih kami harapkan daripada amal
usaha kami sendiri
Ya ALLAH, jadikan kami kebanggaan hamba dan nabi-Mu
Muhammad SAW di padang mahsyar nanti
Saat para rakyat kecewa dengan para pemimpin penipu yang
memimpin dengan kejahilan dan hawa nafsu
Saat para pemimpin cuci tangan dan berlari dari tanggung jawab
Berikan kami pemimpin berhati lembut bagai Nabi yang menangis
dalam sujud malamnya tak henti menyebut kami, ummati ummati,
ummatku ummatku
Pemimpin bagai para khalifah yang rela mengorbankan semua
kekayaan demi perjuangan
Yang rela berlapar-lapar agar rakyatnya sejahtera
Yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan
kekayaan

Ya ALLAH, dengan kasih sayang-Mu Engkau kirimkan kepada kami
da’i penyeru iman
Kepada nenek moyang kami penyembah berhala
Dari jauh mereka datang karena cinta mereka kepada da’wah
Berikan kami kesempatan dan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran
Untuk menyambung risalah suci dan mulia ini
Kepada generasi berikut kami
Jangan jadikan kami pengkhianat yang memutuskan mata rantai
kesinambungan ini
Dengan sikap malas dan enggan berda’wah
Karena takut rugi dunia dan dibenci bangsa

-Untukmu Kader Dakwah, KH Rahmat Abdullah

cinta yang mematikan vs cinta yang menghidupkan

bismillah..

ya allah, mengantuknya study. esok ada test economy.

mengantuk punya pasal, buka la facebook kejap (teringat kata2 seorang kawan, “mengantuk ubatnya tidur. 5 minit pun jadila. bukan nya buka facebook.”) ngehehehe.

scroll punya scroll, terjumpa satu status oleh MKJ. “orang kalau dah cinta, cakaplah apa pun. tak masuknya. haha..”

having to know this person, i know what kind of love is he referring to. WHO’S love, to be exact. (dia ni seorang blogger tegar. temanya banyak berkisarkan cinta ilahi)

jadi selepas tersengih sikit membacakan status dia tu, fikiran saya melayang sekejap. jasad masih dekat dalam Morris Miller library ni, masih di meja putih reserve section ni, tapi fikirn macam pergi jalan -jalan kejap. lalu jari pun berlarilah~~

:.

REDHA ITU, ADALAH TERIMA DAN CINTA.

sering kita dengar, yang menyampaikan kita ke syurga itu bukanlah banyaknya amal kita. tapi redha Allah. ada orang, 10 tahun dia berusaha nak pergi Mekkah contohnya. akhirnya dia meninggal sebelum sempat pergi, jadi rukun islam kelima dia tu tak tertunai. tak ada lah dalam rekod, kan. kosong. tapi, usaha dia 10 tahun tu, kalau berjaya ‘bodek’ Allah, memang dapat redha lah. inshaallah.

(ps: pernah tengok cerita ’emak ingin naik haji’ tak? silakanlah kalau belum.)

seseorang yang redha dengan kehendak dan ketentuan Allah, maknanya dia terima dan cinta pada kehendak dan ketentuan Allah, orang itu lah yang paling layak mendapat redha Allah juga. bayangkanlah, Allah terima dan cinta pada kita. salah kurang kita, dosa silap kita, cacat compang kita, Allah terima. malah Allah cinta pula..

mencintai dan dicintai Allah, alahai, bayangkan. di mana kita, kalau kita dicintai Allah.

“orang kalau dah cinta, cakaplah apa pun. tak masuknya. haha..”

untunglah.. untunglah.. huhu

:.

MATI KERANA CINTA

ada satu cinta. cinta yang bila dia singgah di hati, hati tu jadi hitam and kalau terlalu asyik sangat hati itu boleh MATI. itulah cinta pada dunia dan keindahannya. lebih spesifik, cinta pada keseronokan dunia yang boleh melalaikan hati itu dari mengingati Allah. cinta pada kemaksiatan. pada taghut yang menarik hati dan jasad itu jauh dari jalan Tuhannya.

“Dan sungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, Maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” 

An-Nahl : 36

cinta dan sifatnya, yaitu setia, taat, ingat, mengutamakan, menghargai, yakin, dan lain-lain, akan membinasakan dan mematikan hati, kalau cinta itu adalah terhadap kemaksiatan. rasanya tak perlu kot kita hurai lebih. sebab kita semua dah tahu, cinta kepada kemaksiatan memang sah-sah akan menuntun seseorang itu untuk menjauhi agama nya.

dan bila sebut tentang cinta pada kemaksiatan ni, bukan hanya limit pada cinta untuk merompak, cinta untuk membunuh, cinta untuk teguk arak, cinta untuk berkaki perempuan (hah, macam mana tu?), cinta kepada apa-apa lagilah maksiat, yang kata orang, “nampak benor berdosanya”. oh, takk. tapi juga cinta pada kemaksiatan-kemaksiatan yang halus. boleh jadi, buang masa main games. buang masa tengok movie. shopping sakan buang duit, berpakaian/berhias berlebih-lebihan  (tabarruj), bergaul lelaki dan perempuan lebih-lebihan hingga termuncul istilah ‘couple’, berhibur dengar muzik yang melekakan, dan lain-lain lagi bentuk perbuatan lagha (sia-sia) yang tak membawa manfaat pun pada iman dan amal. berbuah pahala apatah lagi, memang tak lah.

redha Allah pulak? hmmm agak-agak sendiri lah dapat ke tidak. saya nak decide, saya bukan tuhan. (:

tapi saya tahu Tuhan kata, siapa yang jauhi taghut tu ada berita gembira Tuhan kirimkan pada mereka.

 

Dan orang-orang yang menjauhi dirinya dari menyembah atau memuja Taghut serta mereka rujuk kembali taat bulat-bulat kepada Allah, mereka akan beroleh berita yang mengembirakan (sebaik-baik sahaja mereka mulai meninggal dunia); oleh itu gembirakanlah hamba-hambaKu –

Yang berusaha mendengar perkataan-perkataan yang sampai kepadanya lalu mereka memilih dan menurut akan yang sebaik-baiknya; mereka itulah orang-orang yang diberi hidayah petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang berakal sempurna.

az zumar 17-18

jangan mula mengenali (dengan mendalam) akan kemaksiatan. (tapi kena la kenal juga sebab nak identify benda tu maksiat atau tidak.)

jangan mula bergaul rapat dan mesra dengan kemaksiatan. bimbang nanti, jatuh cinta.

“orang kalau dah cinta, cakaplah apa pun. tak masuknya. haha..”

:.

HIDUP, DAN MENGHIDUPKAN, KERANA CINTA

ada satu cinta. yang kalau dia singgah di sebuah hati, hati itu akan bercahaya hidup. macam kena magic. dan lagi hati tu tenggelam dan asyik dengan cinta tu, lagi hati tu akan semakin dan semakin hidup. hidup dan terus hidup. kemudian dia akan menghidupkan pula hati-hati di sekelilingnya. itulah cinta pada Allah yang satu (:

cinta dan sifatnya, yaitu setia, taat, ingat, mengutamakan, menghargai, yakin, dan lain-lain, akan membaiki, memperindah dan menghidupkan hati, kalau ianya cinta kepada Allah. sebab insan akan terdorong untuk berbuat sesuatu yang mendekatkan dia dengan garis agama, insan akan mementingkan dan mengutamakan perihal akhirat, lalu perkara sia-sia takkan ada ruang pun dalam hidup dia. apatah lagi perkara kemaksiatan yang terang-terang mengundang murka Allah, ohh, tidak sama sekali. lalu selamatlah dia dari kebinasaan dunia, dan akhirat.

dan dia, mendapat redha Allah. tak kisahlah apa orang kata, dia akan tetap teguh dengan pendirian nya. sebab dia yakin.

“orang kalau dah cinta, cakaplah apa pun. tak masuknya. haha..”

heheh.

menjadilah insan itu, sebaik-baik makhluk. subhanallah.

Pada hal mereka tidak diperintahkan melainkan supaya menyembah Allah dengan mengikhlaskan ibadat kepadaNya, lagi tetap teguh di atas tauhid; dan supaya mereka mendirikan sembahyang serta memberi zakat. Dan yang demikian itulah Ugama yang benar.

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dari Ahli Kitab dan orang-orang musyrik itu akan ditempatkan di dalam neraka Jahannam, kekallah mereka di dalamnya. Mereka itulah sejahat-jahat makhluk.

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh, mereka itulah sebaik-baik makhluk.

Balasan mereka di sisi Tuhannya ialah syurga Adn (tempat tinggal yang tetap), yang mengalir di bawahnya beberapa sungai; kekallah mereka di dalamnya selama-lamanya; Allah reda akan mereka dan merekapun reda (serta bersyukur) akan nikmat pemberianNya. Balasan yang demikian itu untuk orang-orang yang takut (melanggar perintah) Tuhannya.

al bayyinah: 5-8

 

kenalilah, dan ‘bergaul rapat’ lah dengan Allah. supaya jatuh cinta.

:.

cinta itu ada dua. satunya mematikan. satunya menghidupkan. jangan lah menjadi bodoh dan pilih cinta yang mematikan. (:

 “..mereka itulah orang-orang yang diberi hidayah petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang berakal sempurna..”

az zumar: 18

:.

Huda

dan hati itu tidak diciptakan ada dua rongga.

oke. sambung study. *fikiran, sila kembali ke meja putih di Morris Miller Library. dimana jasadmu ada. muahaha*

kenanglah nikmat Tuhanmu.

bismillah..

memberi, menerima, dan membalas.

bayangkan kita beri pada anak kita, atau adik kita, atau pekerja kita, atau siapa-siapa lah..kita berikan something, ok..duit lah katakan, dan kita beri tu nak suruh dia berbuat sesuatu untuk kita. tapi dia pergi guna benda tu buat something untuk keseronokan dia.

kalau anak, anak derhaka. tak kenang budi.

kalau adik, adik kurang asam.

kalau pekerja, menyeleweng. layak nya dipecat terus.

dan lain-lain lagi.

nak ke kita terus beri dan beri lagi duit dekat dia? of course tak.

..dan kami telah menciptakan besi dengan keadaannya mengandungi kekuatan yang handal serta berbagai faedah lagi bagi manusia. (Dijadikan besi dengan keadaan yang demikian, supaya manusia menggunakan faedah-faedah itu dalam kehidupan mereka sehari-hari) dan supaya ternyata pengetahuan Allah tentang orang yang (menggunakan kekuatan handalnya itu untuk) menegak dan mempertahankan ugama Allah serta menolong Rasul-rasulNya, padahal balasan baiknya tidak kelihatan (kepadanya); sesungguhnya Allah Maha Kuat, lagi Maha Kuasa.”

al hadid 57:25

cuba gantikan perkataan ‘besi’ tu dengan perkataan lain. Duit ke, masa ke, tenaga ke, bakat terpendam ke, pangkat ke, kelebihan ke, ilmu ke, dan sebagainya lagilah benda-benda yang ada pada diri kita ni,

atau mungkin kaki, tangan, hidung, mulut, akal fikiran, dan lain lain,

dan tanya diri, ada tak kita gunakan itu semua untuk faedah kita? aih. sah sah la memang ada kan.

tapi ada tak kita gunakan untuk menegak dan mempertahankan agama Allah?

serta menolong rasul?

:.

ke, kita gunakan untuk mengingkari Allah, mengingkari rasul, malah ‘membantu’ syaitan pula?

celikkan mata. tengok sekeliling. kira. berapa ramai manusia yang menjual bakat, untuk menyebarkan hiburan dan keseronokan ke dalam masyarakat?

berapa kali manusia menggunakan kaki dan tangan untuk berbuat maksiat?

berapa lama manusia menghabiskan masa dan tenaga membuat dan menyebarkan kemungkaran?

berapa banyak duit manusia laburkan untuk menggalakkan pertumbuhan perbuatan yang Allah larang?

dan mulut didiamkan dari ber amar makruf, dibisukan dari ber nahi mungkar.

Wahai umat manusia, kenangkanlah nikmat Allah yang telah dikurniakanNya kepada kamu; tidak ada sama sekali yang menciptakan sesuatu selain daripada Allah; Ia memberi rezeki kepada kamu dari langit dan bumi. Tiada Tuhan melainkan Dia, maka mengapa kamu rela dipalingkan (dari menyembahnya)?

fatir 35:3

:.

semua yang kita ada ni, bukan milik kita pun. dari Allah semua ni datang, dan pada saja Allah layaknya semua ni dikembalikan, diserahkan, dilaburkan, dibelanjakan.

satu masa nanti, sedia atau tidak, rela atau tidak, kita sendiri pun akan kembali pada Allah.

sebagaimana cepatnya masa berlalu, pejam celik pejam celik umur dah meningkat, semester pun dah almost to the end,

seperti itulah nanti pejam celik pejam celik dah tengah beratur dekat padang masyar dah.

:.

Huda

final exam in 8 weeks. balik malaysia semula in 2 months.

tiada daya dan tiada upaya, melainkan dengan bantuan Mu, Allah. di tangan Mu, ubun-ubun ku dipegang. maka aku mohon limpahan kesabaran dari sisi Mu, untuk aku harungi apa jua yang kau tetapkan untukku. (‘:

bila aku teringin nak katakan, “sudahlah..aku tak mampu lagi..”

bismillah..

manusia menabur janji, Allah juga berjanji.

Tapi janji yang maha pasti itu mestilah janji Allah. Maka tamparlah diri, bila kamu mengaku diri sebagai daie, tapi kamu meragui janji Allah. seriously, tamparlah diri. Gunalah botol air ke, tin susu ke, batang mop, atau speaker wireless logitech sekalipun. (*random. sebab benda-benda ni yang tengah ada depan mata sekarang ni)

Kerana batu asas kepada agama itu, adalah iman. yaitu keyakinan terhadap Allah. Malulah sendiri, kalau kamu berkobar-kobar mahu memanggil manusia kepada Allah, tapi kamu sendiri sure tak sure aje dengan Allah dan janjiNya.

Jangan cepat sangat goyang. bila dua tiga puluh kali cuba, still tak dapat-dapat lagi. Bila dua tiga tahun tunggu still tak datang-datang lagi. apa-apa sajalah.

Jangan cepat sangat rasa “aku dah tak mampu lagi..”

teruskan asa.

Sebab Allah janji, Dia takkan sekali kali uji kamu dengan something yang kamu tak akan mampu untuk handle.

Takkan sekali-kali.

Kalau yang itu pun kamu tak settle, macam mana nak teruskan dengan yang lain-lain? sedangkan itu lah janji agung yang akan terus menggerakkan kamu untuk maju ke depan walaupun tiba-tiba ada batu besar raksasa depan kamu.

Usahakanlah. Capailah keyakinan itu. Memang, ya, iman manusia turun naik. Kamu lah, kamu kan manusia. Tapi sepatutnya manusia yang ditarbiyyah dan mahu membina sesama yang lain, iman kamu maintain lebih sikit.

Sesungguhnya orang-orang yang sentiasa bimbang disebabkan takut kepada (kemurkaan) Tuhan mereka;

Dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Tuhan mereka;

Dan orang-orang yang tidak mempersekutukan sesuatu yang lain dengan Tuhan mereka;

Dan orang-orang yang memberi apa yang mereka berikan sedang hati mereka gementar kerana mereka yakin akan kembali kepada Tuhan mereka;

Mereka itulah orang-orang yang segera mengerjakan kebaikan, dan merekalah orang-orang yang mendahului pada mencapainya.

Dan Kami tidak memberati seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya; dan di sisi Kami ada sebuah Kitab (suratan amal) yang menyatakan segala-galanya dengan benar, sedang mereka tidak dianiaya.

(Sekalipun demikian, orang-orang yang ingkar tidak juga berfikir) bahkan hati mereka tenggelam di dalam kejahilan, lalai daripada (memahami ajaran Al-Quran) ini; dan mereka pula mempunyai lagi amal-amal (yang jahat) selain dari itu, yang mereka terus-menerus mengerjakannya;

al mukminun: 57-63

 

Jadi bertahanlah. Usahakanlah.

:.

Huda

kerana, jangan lupa, aku juga masih seorang Hawa. cuma mungkin bezanya, aku, seorang Hawa yang mahu memegang panji deen, dengan tangan yang lembik ni. sebab tu, kadang-kadang, aku juga mahu katakan, sudahlah..aku tak mampu lagi..

tapi perlu ke?

aku di sini bukan untuk memanja2kan diri. aku di sini untuk bersaksi.

study malas, kerja boring. buat benda lain pun tak bersungguh sangat: AQIDAH MU BERMASALAH!

bismillah..

gambar ni bukan saya punye. sekian.

ada sebuah pokok. baka nya baik. akarnya baik, tanahnya baik. dijaga, disiram dan dibaja pun dengan baik. maka membesarlah pokok itu dengan baik, cantik, elok sangat. tegak berdiri. kukuh. dan buahnya, pun sangat baik. cantik. elok.

ada pulak sebuah pokok lain yang bakanya kurang baik. hmm, atcually walaupun macamtu, tapi kalau cara penjagaannya baik, boleh diselamatkan lagi. tapi, tak. penjagaannya tak baik. tanahnya tak baik. air, baja, pun tak baik. maka membesarlah pokok itu dengan kurang baik. tak cantik, tak elok sangat. dan buahnya, pun tak berapa baik, tak cantik, tak elok.

macam tu lah ibaratnya ibadah dan aqidah. ibadah tu, dia macam buah. and aqidah tu pokoknya.

ibadah yang sahih, cantik dan elok datang dari aqidah yang sejahtera, cantik dan elok. and macam tu jugak lah sebaliknya.

tapi bila sebut pasal ibadah ni, kita bukan nak sembang pasal solat 5 waktu, puasa, zakat, haji, baca quran, sedekah, amalam-amalan sunat lain dan sebagainya semua tu saja, tak. kita bukan nak cakap pasal ibadah2 yang tu saja. sebab yang itu, haruslah memang takkan menjadi elok kalau aqidah nya tak mantap. and jangan terkejut kalau kes tak buat langsung pun ada. aqidah la tu, bermasalah. ‘belum clear’ siapa Tuhannya yang layak disembah.

tapi ni kita nak sembang pasal ibadah-ibadah lain, macam study, pergi kerja, buat kerja-kerja rumah, bersilaturahim, tidur, makan minum, berpakaian, bersukan, berbelanja, berhibur, dan semua-semua benda yang kita buat dalam hidup kita lah.

semua ni, adalah ibadah jugak, kan. sebab semua ni adalah bentuk-bentuk pengabdian. (cuma soalnya, kepada siapa? harta ke? pangkat ke? dunia ke? atau hanya Allah?)

jadi, harap nya kita semua clear lah, ibadah yang baik terhasil dari aqidah yang baik. vice versa. jadinya, kalau kita ada aqidah yang sejahtera, yang clear dan tak bercelaru, automatik sepatutnya ibadah-ibadah kita akan baik.

kalau dia student, dia akan study dengan baik. takde malas-malas, takde boring atau hilang mood, takde sambil lewa dan ala kadar je usahanya. kalau dia pekerja, pun sama. dia akan kerja dengan baik. takde malas-malas, boring, hilang mood, sambil lewa atau ala kadar je usahanya. dan lain-lain contoh yang disebut tadilah..bersilaturahim, tidur, makan minum, berpakaian, berbelanja, berhibur, bersukan semua tu..pun sama, dia akan buat dengan bersungguh-sungguh, sehabis baik, sehabis cemerlang yang dia mampu.

tapi, sekali lagi nak ulang, ini semua akan jadi HANYA kalau kita punya aqidah ni jelas dan sejahtera. submission yang menyeluruh, kehambaan yang tulen, pengabdian yang ikhlas dan ketauhidan yang sempurna. haah memanglah ni semua bunyinya mustahil benor, mana ada orang sempurna gitu kan, nabi je yang gitu. tapi jadikanlah ni sebagai garis panduan kita dalam nak pandu arah usaha-usaha kita ni.

macam pokok juga, kalau pun bakanya baik, tapi sebab proses pembesaran dia tak baik, dia akan jadi tak baik jugak. jadi sama lah kita pun, walaupun kita ni anak pak imam, hatta anak ulamak sekalipun, tapi kalau proses pembesaran kita ni tak baik, kita akan jadi ‘pokok’ yangh kurang baik jugak. dan lepastu menghasilkan ‘buah’ yang kurang elok. dekat sini, dua-dua main peranan – ibu bapa yang mencorak pembesaran si anak tu, dan si anak tu yang memilih jalan hidup dia.

jadi. sekarang kalau kita ada nampak simptom-simptom yang disebutkan tadi dalam ibadah-ibadah kita, inshaallah kita tahu lah dari mana punca penyakit nya dan macam mana nak rawat ya.

:.

:.

k lah tu je lah.

tak ada mood sangat ni ha. sebab pelik and susah hati kenapa lately ni malas dan tak semangat nak study. sekarang dah tahu kenapa. maka lagi-lagilah sedih. *nangis

:.

huda

*kalau lepasni nak pemalas lagi, memang taktahu nak cakap apa lah. daie oh daie. mujahadah!*